Katedral Da Nang adalah katedral Katolik utama kota ini dan salah satu bangunan arsitektur paling ikonik di Da Nang. Dibangun oleh misionaris Prancis pada tahun 1923, bangunan ini merupakan contoh langka arsitektur kolonial di Vietnam.
Berkat fasadnya yang berwarna merah muda, katedral ini mendapat julukan tidak resmi "Gereja Merah Muda." Bangunan yang dirancang dengan gaya neo-Gotik ini memiliki menara lonceng tinggi dengan penunjuk arah angin berbentuk ayam jantan tradisional, yang telah menjadi simbol gereja.
Katedral ini terus berfungsi sebagai gereja yang aktif dan tetap menjadi pusat keagamaan penting bagi komunitas Katolik di Da Nang. Ribuan wisatawan dan peziarah mengunjunginya setiap tahun.




