Patung Dewi Buddha adalah salah satu landmark paling terkenal di Da Nang dan simbol kota ini. Terletak di dalam Pagoda Linh Ung di Semenanjung Son Tra yang indah, sekitar 10 kilometer dari pusat kota Da Nang. Dari sana, Anda dapat menikmati pemandangan panorama garis pantai, Laut Cina Selatan, dan cakrawala kota.
Patung tertinggi sejenisnya di Vietnam
Patung ini memiliki tinggi 67 meter , menjadikannya salah satu patung Bodhisattva Guanyin (Quan Am) tertinggi di Vietnam. Patung ini berdiri di atas alas berbentuk teratai setinggi 35 meter , sehingga mudah terlihat dari hampir semua tempat di sepanjang pantai Da Nang.
Meskipun dikenal luas di kalangan wisatawan dengan nama Lady Buddha , patung ini menggambarkan Bodhisattva Welas Asih, Guanyin (Kuan Am) , sebuah simbol welas asih, belas kasihan, dan perlindungan.
Sejarah konstruksi
Pembangunan Pagoda Linh Ung dimulai pada tahun 2004, dan peresmian kompleks tersebut berlangsung pada tahun 2010. Menurut legenda setempat, beberapa abad yang lalu, para nelayan menemukan patung Buddha di pantai, terdampar di pantai berpasir. Dipercaya bahwa hal ini menenangkan laut dan membawa keberuntungan bagi para nelayan. Untuk mengenang peristiwa ini, tempat tersebut diberi nama Bai But ("Tanah Buddha"), dan sebuah pagoda modern kemudian dibangun di sana.
Apa yang ada di dalam patung itu?
Tidak semua orang tahu bahwa patung itu berongga. Di dalamnya, terdapat 12 tingkat yang berisi ruang doa kecil dan patung Bodhisattva Guanyin dalam berbagai bentuk. Hal ini menjadikan Patung Dewi Buddha bukan hanya sebuah monumen tetapi juga sebuah struktur keagamaan yang berfungsi.
Area Pagoda Linh Ung
Sebagian besar wisatawan datang bukan hanya untuk melihat patungnya saja, tetapi juga untuk berjalan-jalan di sekitar kompleks tersebut.
Di sini Anda dapat melihat:
- kuil utama pagoda;
- lorong delapan belas arhat;
- taman dan halaman yang terawat dengan baik;
- dek observasi dengan pemandangan laut dan kota;
- banyak patung dan elemen tradisional arsitektur Buddha.
Daerah ini memiliki suasana yang tenang, sehingga tidak hanya wisatawan tetapi juga penduduk setempat datang ke sini untuk berdoa dan bersantai.
Waktu terbaik untuk berkunjung
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari atau saat matahari terbenam.
Di pagi hari, jumlah pengunjung lebih sedikit, udaranya lebih sejuk, dan kondisinya lebih baik untuk fotografi. Di malam hari, Anda dapat menyaksikan matahari terbenam di balik kota dan garis pantai Da Nang yang secara bertahap diterangi cahaya.
Semenanjung Son Tra bisa sangat panas di siang hari, jadi disarankan untuk membawa air minum, topi, dan tabir surya.
informasi bermanfaat
Masuk: gratis.
Jam kunjungan: kompleks ini buka setiap hari.
Saat mengunjungi pagoda, disarankan untuk mengenakan pakaian yang menutupi bahu dan lutut, karena tempat ini merupakan kuil Buddha yang masih aktif.
mendapatkan ada
Cara paling mudah untuk sampai ke Patung Buddha adalah:
- dengan sepeda;
- dengan mobil;
- dengan taksi atau Grab;
- sebagai bagian dari tur Semenanjung Son Tra.
Banyak wisatawan menggabungkan kunjungan ke pagoda dengan perjalanan mengelilingi semenanjung, di mana mereka dapat melihat dek observasi, pohon-pohon kuno, pantai, dan, jika beruntung, monyet berkaki merah yang langka—monyet yang hanya hidup di beberapa daerah di Vietnam.
Mengapa Anda harus mengunjungi Patung Buddha?
Bahkan jika Anda tidak tertarik pada Buddhisme, Patung Dewi Buddha tetap menjadi salah satu daya tarik utama Da Nang. Tempat ini menggabungkan arsitektur yang mengesankan, pemandangan laut yang indah, suasana yang tenang, dan sejarah yang kaya. Di sinilah banyak orang memulai penjelajahan kota mereka, dan foto-foto patung putih salju di tepi laut telah lama menjadi salah satu landmark khas Da Nang.




